Ekonomi Masyarakat Indonesia Jaman Prasejarah

ekonomi masyarakat indonesia

Ekonomi Masyarakat Indonesia Jaman Prasejarah – Kehidupan Ekonomi Masyarakat Indonesia jaman Prasejarah mempunyai beberapa aspek kehidupan. dan Kehidupan ekonomi prasejarah tidak dapat disamakan dengan ekonomi sejarah, karena yang ada pada zaman prasejarah adalah sosial-ekonomi,berikut ini kita akan menjabarkan kehidupan masyarakat jaman prasejarah dalam beberapa bagian:

a. Zaman Berburu dan Mengumpulkan Makanan
Pada masa berburu dan mengumpulkan makanan, sungai memiliki peran yang penting, yaitu dengan cara menyusuri sungai mereka bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain untuk mencari makanan. Namun, pada masa ini manusia purba belum mengenal alat pelayaran sungai.Masyarakat pada masa ini dalam memenuhi kebutuhannya dengan sistem food gathering (pengumpulan makanan)

Pada masa berburu dan mengumpulkan makanan mereka belum mengenal cara memasak makanan, karena mereka belum mengenal bagaimana menggunakan periuk belanga, yang dibuktikan dari Peninggalan-peninggalan mereka. Untuk memasak makanan diperlukan api, namun kita belum mengetahui dengan pasti sejak kapan manusia prasejarah mulai menggunakan api dalam kehidupannya. Api mula-mula dikenal dari gejala alam, misalnya percikan gunung berapi, kebakaran hutan yang kering ditimbulkan oleh halilintar atau nyala api yang bersumber dari dalam bumi, karena mengandung gas. Secara lambat laun mereka dapat menyalakan api dengan cara menggosokkan batu dengan batu yang mengandung unsur besi, sehingga menimbulkan percikan api. Percikan-percikan api ditampung dengan semacam lumut kering, sehingga terjadi bara api.

b. Masa bercocok tanam
1) Dalam memenuhi kebutuhannya, manusia prasejarah mulai dengan sistem food producing/ menghasilkan makanan sendiri tanpa tergantung pada alam.
2) Masyarakat mulai berlempat tinggal menetap dengan membentuk pemukiman tertentu.
3) Alat-alat yang digunakan lebih bervariasi, antara lain, mata panah, gerabah, beliung persegi dan kapak lonjong.
4) Masa ini berlangsung pada masa rnesolithikum dan neolithikum.

Sosial ekonomi pada zaman neolithik jauh berkembang dibandingkan zaman sebelumnya.cara hidup berburu dan mengumpulkan makanan mulai ditinggalkan. Manusia purba mulai menetap, bercocok tanam dan menjinakkan hewan serta beternak. Mereka membangun tempat tinggal di daerah yang mempunyai banyak air seperti sungai, danau dan laut.

baca juga :

 

 

c. Zaman Perundagian

Pada zaman perundagian, kemampuan manusia dalam kegiatan ekonomi semakin maju. Kegiatan ekonomi makin beraneka ragam diantaranya pertanian, peternakan, membuat keranjang, membuat gerabah, bepergian
ke tempat-tempat lain untuk menukar barang-barang yang tidak dihasilkan di desa tempat tinggalnya. Kegiatan mereka merupakan permulaan dari kegiatan perdagangan.
Pada masa perundagian, dalam masyarakat timbul golongan-golongan para ahli dalam mengerjakan kegiatan tertentu, misalnya ahli mengatur upacara keagamaan, ahli pertanian, ahli perdagangan dan ahli membuat barangbarang dari logam dan sebagainya. Pengetahuan dalam berbagai bidang meningkat. Ilmu tentang perbintangan dan iklim telah dikuasai untuk mengetahui arah angin yang diperlukan dalam pelayaran dan pengaturan kegiatan-kegiatan dalam pertanian.kegiatan ini dapat kita rangkum sebagai berikut :

1) Masyarakat telah mengenal sistem sosial dengan baik.
2) Ilmu perbintangan telah dikenal dalam kehidupan pertanian dan pelayaran.
3) Teknik pembuatan alat kehidupan terutama dari logam telah menggunakan beberapa metode, antara lain:
a) teknik a cire perdue adalah membuat alat cetakan yang terbuat dari batu atau tanah liat untuk memproduksi barang-barang dari logam;
b) teknik bivalve adalah teknik membuat alat cetakan dengan memisahkannya menjadi dua bagian tangkup;
c) teknik tempa adalah teknik membuat barang dengan cara dipukul di atas benda keras.

Related posts