Kerajaan Yang Melegenda di Indonesia

kerajaan yang melegenda

Kerajaan Yang Melegenda di Indonesia – Indonesia mempunyai Sejarah yang panjang sebelum menjadi Negara Republik dan masa tersebut Pemimpin Negara adalah Seorang Raja,baik itu Raja yang terkenal akan Kekejamannya ataupun Kebaikannya,Sejarah tentang kerajaan-kerajaan di Nusantara yang masih terekam dengan baik terjadi pada abad ke-4,Hingga saat ini, kerajaan-kerajaan Indonesia tersebut masih dikenal oleh masyarakat karena kekuasaannya yang sangat melegenda.

Masa itu agama Hindu dan Buddha menyebar ke seluruh pelosok negeri dan berkembang hingga abad ke-15. Setelah kerajaan Hindu dan Buddha lengser, mulai bermunculanlah kerajaan Islam yang berbarengan dengan masuknya Belanda dan melakukan kolonialisasi di negeri ini selama ratusan tahun (meski baru 25 tahun terakhir Belanda bisa menguasai seluruh daerah di Indonesia).

Dari peninggalan-peninggalan yang berhasil di temukan. Baik candi, prasasti hingga kitab kuno. Semuanya menunjukkan betapa di masa lalu negeri ini sangat hebat. Kerajaan di nusantara ini memiliki peradaban yang sangat membanggakan. Berikut ulasan selengkapnya tentang kerajaan terbesar di Nusantara ini.

1.Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan Hindu-Buddha yang paling besar di Nusantara. Raja yang paling terkenal dari Kerajaan Majapahit adalah Raja Hayam Wuruk dan Patihnya, Gajah Mada. Wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit bahkan sampai ke Semenanjung Malaya, atau saat ini dikenal dengan Malaysia.

Gajah Mada sempat ucapkan Sumpah Palapa, yang berbunyi “Lamun huwus kalah Nusantara isun amukti palapa, amun kalah ring gurun, ring seran, tanjungpura, ring haru, ring Pahang, Dompo, ring bali, sunda, palembang, tumasik, saman isun palapa”.

Hayam Wuruk pernah mengembangkan sistem perdagangan hingga membuat negeri makmur. Dia juga melakukan hubungan diplomasi dengan banyak kerajaan hingga akhirnya kekuatan Majapahit kian tak bisa ditandingi. Kekuatan Majapahit runtuh dan berganti kerajaan baru setelah Islam mulai masuk negeri ini.

2.Kerajaan Sriwijaya

Kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan bahari terbesar yang pernah dimiliki oleh Indonesia. Berdasarkan prasasti yaitu Prasasti Kedukan Bukit,Prasasti Talang Tuo dan catatan perjalanan dari Tiongkok, kerajaan berdiri sekitar abad ke-7 masehi. Kerajaan ini memiliki pengaruh yang besar di seluruh penjuru Sumatra, sebagian Jawa bagian barat, Malaka, dan kawasan di Thailand.

Kerajaan Sriwijaya sangat kuat dalam bidang perdagangan. Negeri ini telah menjalin kerja sama perdagangan dengan beberapa kerajaan di kawasan Asia Tenggara hingga kawasan jauh seperti Tiongkok. Sriwijaya mengalami masa keemasan pada abad ke-9. Saat itu kerajaan ini mendapatkan banyak sekali pendapatan dari cukai barang yang masuk dan keluar melalui kapal perdagangan. Dari sejarah ini kita bisa tahu jika sebenarnya sejak dahulu laut adalah wilayah kekuasaan orang Indonesia. Dan lagu “nenek moyangku seorang pelaut” benar adanya.

3.Kerajaan Kutai

Berbeda dengan Majapahit atau Sriwijaya yang bukti sejarahnya masih banyak ditemukan. Kerajaan Kutai benar-benar memiliki sedikit bukti sejarah. Peneliti hanya mampu menafsirkan bukti peninggalannya dari beberapa Yupa atau prasasti yang di atasnya banyak menceritakan sejarah dari kerajaan yang mampu bertahan lebih dari 1200 tahun. Atau merupakan kerajaan paling lama berdiri di Indonesia.

Raja pertama dari Kutai adalah Kudungga yang memerintah sekitar tahun 350-375. Eksistensi kerajaan ini tak begitu banyak diketahui, namun diperkirakan kerajaan ini banyak melakukan perdagangan dengan beberapa daerah di nusantara. Kerajaan ini pun tidak dikenal sangat neko-neko dengan memperluas wilayah kerajaannya ke banyak wilayah.

4.Kerajaan Singasari

Singasari adalah kerajaan yang berumur tak sampai 100 tahun. Kerajaan ini adalah cikal bakal Kerajaan Majapahit yang sangat hebat itu. Kerajaan Singasari pertama kali berdiri pada tahun 1222. Raja pertama mereka adalah Ken Arok. Ia berhasil membangun kerajaan yang besar dan hebat hingga menyebarkan wilayah kekuasaannya sampai ke Pulau Sumatra.

Kerajaan Singasari pernah mengirim banyak sekali pasukan ke Sumatra. Mereka menjadikan pulau ini menjadi benteng pertahanan dari serangan pasukan Mongolia yang dikenal sangat mengerikan itu. Kerajaan Singasari juga pernah menaklukkan Bali pada tahun 1284. Kehebatan dari Singasari bahkan membuat Kubilai Khan mengirim delegasi agar mengakui kedaulatan negerinya. Oh ya, wilayah Kerajaan Singasari meliputi Melayu, Bali, Pahan, urun dan Bakulapura saat mengalami masa keemasan.

5.Kerajaan Kediri

Kerajaan Kediri dipimpin oleh Jayabaya, seorang raja terhebat dalam sejarah berdirinya kerajaan ini. Salah satu kerajaan yang akhirnya menjadi wilayah dari Kediri adalah Jenggala. Kerajaan ini akhirnya menyebar dan hampir menguasai semua wilayah di Jawa Timur.

Kehebatan perang yang terjadi antara Kediri dan Jenggala pun dianggap sebagai perang yang suci. Mirip sekali dengan perang antara Pandawa dan Kurawa. Hal ini tertulis dalam sebuah kakawin Bharatayuddha yang digubah oleh Empu Sedah da Empu Panuluh pada tahun 1157. Sayangnya Kerajaan Kediri ini akhirnya runtuh akibat perang dengan kerajaan Tumapel.

6.Kerajaan Bima

Bima adalah pusat pemerintahan dan merupakan kerajaan Islam yang menonjol di Nusa Tenggara. Raja Bima yang pertama kali masuk Islam adalah Ruma Ta Ma Bata Wada yang bergelar Sultan Bima I atau Sultan Abdul Kahir.

Ketika Sultan Abdul Kahir masuk Islam, terjadilah hubungan Kerajaan Bima dengan Kerajaan Gowa. Kerajaan Bima juga terus menerus melakukan perjuangan melawan politik VOC hingga VOC akhirnya mau tunduk di bawah kekuasaan Kerajaan Bima. Namun, ketika VOC ingin membaharui perjanjiannya dengan Kerajaan Bima, Tureli Nggampo yang menjadi Raja Bima pada saat itu menolaknya dan kemudian merampas kapal VOC di tahun 1675.Di tahun 1691, Raja Kerajaan Bima ditangkap lalu diasingkan ke Makassar.

Dalam masa pengasingannya itu, Raja Bima meninggal di dalam penjara. Tidak hanya kerajaan Bima yang menolak kehadiran VOC, tapi semua kerajaan di Lombok, Sumbawa dan Bima masih menolak dan melakukan pemberontakan terhadap pendudukan VOC di wilayahnya, karena pihak VOC selalu memaksakan kehendaknya, mencampuri urusan-urusan kerajaan, menangkapi dan mengasingkan raja-raja yang tidak sesuai dengan keinginannya.

baca juga:

 

 

7.Kesultanan Mataram

Mataram adalah kerajaan Islam yang cukup besar dan memiliki pengaruh besar di Indonesia terutama Jawa. Kerajaan ini berdiri di akhir pada ke-16 dan hanya mampu bertahan tak sampai 100 tahun. Saat Mataram berkuasa, Belanda mulai masuk dan membuat banyak sekali kekacauan di negeri ini. Mataram adalah kerajaan yang banyak sekali melakukan perlawanan kepada Belanda di masa lalu.

Kerajaan ini lambat laun hampir menguasai seisi Jawa. Bahkan saat Batavia dibangun, Mataram menyerang kota itu habis-habisan. Kota-kota penting dari kerajaan ini menyebar hingga menuju Jawa Timur khususnya kota-kota seperti Malang, Pasuruan, Surabaya, dan Gresik. Untuk wilayah Jawa Barat ada Ciamis, Sumedang, dan Cirebon. Sayangnya Mataram harus pecah menjadi dua akibat Belanda. Pecahan dari Mataram adalah Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta.

Related posts