Sejarah Penemuan Gitar Di Dunia

Sejarah Penemuan Gitar Di Dunia

sejarahindonesia.web.id Salah satu alat musik petik di dunia yang sangat jenius,gitar,Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Sejarah Penemuan Gitar Di Dunia. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Sejarah Penemuan Gitar Di Dunia

Nama Les Paul, barangkali tak banyak orang yang tahu. Tapi bagi para gitaris sejati, nama Les Paul tak asing lagi dan menjadi jaminan mutu untuk instrumen gitar. Nama Les Paul kini hanya bisa dikenang. Les Paul telah meninggal dunia.Sang perintis gitar Les Paul meninggal di usia ke-94. Paul tutup usia setelah menderita komplikasi radang paru-paru. Les Paul adalah sosok pencetus yang berhasil mengubah wajah musik modern melalui penemuannya dalam pengembangan alat musik gitar.Seperti ditulis NME.com, berdasar pernyataan dari perusahaan gitar Gibson atau Gibson Guitar Corporation, Paul meninggal dunia Kamis (13/8) malam waktu setempat akibat terjadinya peningkatan komplikasi dari kasus radang paru-paru atau pneumonia. Dia meninggal di Rumah Sakit White Plains, New York, Amerika Serikat.

Pria bernama asli Lester William Polsfuss lahir pada 9 Juni 1915 di Waukesha, Wisconsin, AS. Dulu orang mengenal Paul sebagai seorang musisi sebelum kemudian berganti haluan menjadi seorang penemu. Ia sempat pula tergabung dalam grup musik Les Paul Trio.Bersama perusahaan gitar ternama Gibson, ia merilis sebuah gitar Les Paul Goldtop yang kemudian diikuti Les Paul Custom dan Les Paul Standard yang sering dimiliki oleh gitaris populer masa kini.Paul sangat terpengaruh oleh proses rekaman multitrack, di mana sang musisi dan instrumen direkam terpisah lalu keduanya disatukan sehingga menjadi satu rekaman yang komplit.

Pemimpin perusahaan sekaligus pejabat eksekutif tertinggi atau CEO perusahaan gitar Gibson Henry Juszkiewicz memberikan penghormatan terakhir melalui sebuah pernyataan. “Dunia kini kehilangan seorang penemu paling berjasa, aku tidak bisa membayangkan hidup tanpa kehadiran Les Paul.” kata Juszkiewicz. “Ia selalu menghampiri setiap orang dan tersenyum pada siapa pun. Daya tariknya di bidang musik sangat luar biasa dan ia memiliki teknik sendiri yang tiada duanya di dunia,” kenang Juszkiewicz lagi.Orville H. Gibson (1856, Chateaugay, New York – 21 Agustus 1918, Ogdensburg, New York) adalah seorang luthier (ahli reparasi senar) yang mendirikan Gibson Guitar Corporation di Kalamazoo, Michigan pada tahun 1902. Ia ahli pembuat gitar, mandolin dan instrumen lainnya.Gibson memulai usahanya pada tahun 1894 di bengkel rumahnya di Kalamazoo, Michigan. Tanpa pelatihan formal, Orville mampu menciptakan desain yang inovatif bagi mandolin dan gitar, dengan headstock diukir dan melengkung seperti sebuah biola. Ciptaannya begitu berbeda, sehingga ia diberi hak paten pada desainnya. Orville membuat itu semua dengan hanya bermodalkan lemari jati yg sudah tak terpakai, sehingga lebih keras dan lebih tahan lama daripada instrumen lain saat itu. Sehingga permintaan para musisipun langsung membeludak.

Gibson
Orville H. Gibson (1856, Chateaugay, New York – 21 Agustus 1918, Ogdensburg, New York) adalah seorang luthier (ahli reparasi senar) yang mendirikan Gibson Guitar Corporation di Kalamazoo, Michigan pada tahun 1902. Ia ahli pembuat gitar, mandolin dan instrumen lainnya.Gibson memulai usahanya pada tahun 1894 di bengkel rumahnya di Kalamazoo, Michigan. Tanpa pelatihan formal, Orville mampu menciptakan desain yang inovatif bagi mandolin dan gitar, dengan headstock diukir dan melengkung seperti sebuah biola. Ciptaannya begitu berbeda, sehingga ia diberi hak paten pada desainnya. Orville membuat itu semua dengan hanya bermodalkan lemari jati yg sudah tak terpakai, sehingga lebih keras dan lebih tahan lama daripada instrumen lain saat itu. Sehingga permintaan para musisipun langsung membeludak.

Dengan kekuatan ide Orville Gibson, lima pengusaha Kalamazoo (nama perusahaan awal Gibson) membentuk Gibson Gitar Mandolin Mfg Co, Ltd, pada tahun 1902. Dalam waktu singkat setelah perusahaan itu dimulai, lima pengusaha tersebut memaksa Gibson; “Orville H. Gibson akan dibayar hanya untuk waktu yang sebenarnya ia bekerja untuk Perusahaan.” Sesudah waktu itu, tidak ada indikasi yang jelas apakah ia bekerja di sana penuh-waktu, atau sebagai konsultan. Orville Gibson dianggap agak eksentrik, sehingga semua orang bertanya-tanya apakah selama bertahun-tahun ini ia menderita semacam penyakit mental atau tidak.

Sejak tahun 1908, Orville Gibson digaji sebesar $ 500 oleh Gibson Mandolin-Guitar Manufacturing Co, Limited (setara dengan $ 20.000 per tahun dalam istilah modern). Dia sering dirawat inap di rumah sakit antara 1907 dan 1911. Pada tahun 1916, ia kembali dirawat di rumah sakit, dan meninggal pada 21 Agustus 1918 di St Lawrence State Hospital, rumah sakit jiwa di Ogdensburg, New York. Gibson dimakamkan di Pemakaman di Malone, New York.

Baca Juga : Sejarah Gunting Kuku

CLARENCE LEONIDAS FENDER
Clarence Leonidas Fender (10 Agustus 1909 – 21 Maret 1991), juga dikenal sebagai Leo Fender, adalah seorang penemu Amerika yang mendirikan Fender Electric Instrument Manufacturing Company, yang sekarang dikenal sebagai Fender Musical Instruments Corporation, dan kemudian mendirikan MUSICMAN dan G & L Musical Products ( G & L Guitars). Gitar, bass, dan desainer sejak tahun 1950 terus mendominasi musik populer lebih dari setengah abad. Marshall dan banyak perusahaan amplifier lain telah menggunakan instrumen Fender sebagai dasar produk mereka. Fender dan penemu Les Paul sering disebut-sebut sebagai dua tokoh paling berpengaruh dalam pengembangan instrumen listrik di abad ke-20.

1950-1965: Golden Age
Saat jenis musik BigBand hilang dari tren musik menjelang akhir Perang Dunia II, grup musik kecil di AS yang bermain musik boogie-woogie, R&B, Swing, dan Honky-tonk, terbentuk di seluruh Amerika Serikat. Banyak dari grup kecil ini memakai gitar listrik karena dapat memberikan beberapa pemain rasa percaya diri yang tinggi. Pickup-dilengkapi archtops adalah pilihan gitar di band dansa pada akhir-’40an, tetapi meningkatnya popularitas dan tempat dansa roadhouses membuat kebutuhan intrumen yang semakin keras, murah, dan lebih tahan lama semakin tinggi. Pemain juga memerlukan neck yang enak dan intonasi yang lebih baik untuk bermain apa yang disebut “take-off lead guitar”. Custom-made solidbodies seperti Les Paul’s home-made “Log” dan Travis Bigsby gitar yang dibuat oleh Paul Merle Travis Bigsby dijual untuk menjawab kebutuhan ini.

TORAKUSU YAMAHA
Yamaha Corporation terbentuk pada 1 Oktober 1987 setelah pendahulunya, Nippon Gakki Company Limited, berganti nama.Perubahan itu untuk menandai ulang tahun hari Torakusu Yamaha (20 April 1851 – 8 Agustus 1916) mendirikan bisnis, yang diawali dengan usaha perbaikan organ pipa. Merek dagang ini, “Yamaha” memiliki asal-usul dalam nama pendirinya.Torakusu Yamaha lahir sebagai keturunan klan keluarga Tokugawa (bangsawan Jepang zaman Edo) di wilayah Kishu (sekarang Prefektur Wakayama), anak ketiga astronom Kounosuke Yamaha. Ia menghabiskan masa kanak-kanak bermain dengan alat-alat dan instrumen. saat melihat ayahnya bekerja, Torakusu terpesona dengan mesin. Karena tangannya yang terampil, ia melanjutkan studi pembuatan jam tangan di Nagasaki. Sementara di sana ia berpaling di bagian peralatan medis, dan pada tahun 1884 mulai mengunjungi rumah sakit di Hamamatsu untuk memperbaiki peralatan medis.

Pada 1887 Torakusu berhasil dalam memperbaiki organ pipa di Hamamatsu, di sekolah dasar Jinjo(SD Motoshiro saat ini), dan pada tahun 1889 ia mendirikan Yamaha Organ Works sebagai PT di Hamamatsu. Dia melanjutkan mengembangkan Nippon Gakki Company Limited pada 12 Oktober 1897, dan akhirnya menjadi presiden pertama perusahaan.
Spoiler for Karya:

HOSHINO GAKKI & SALVADOR IBANEZ
Hoshino Gakki Co. dimulai tahun 1908 sebagai divisi penjualan alat musik dari Hoshino Shoten, sebuah perusahaan toko buku. nama Ibanez menjadi merk saat 1929, ketika Hoshino Gakki mulai mengimpor gitar Salvador Ibáñez dari Spanyol. Ketika “Salvador Ibáñez” (pemilik perusahaan) ini hancur selama Perang Saudara di Spanyol, “Salvador Ibanez” akhirnya hilang, sehingga Hoshino Gakki membeli merk “Salvador Ibanez” dan mulai membuat gitar akustik Spanyol pada tahun 1935. pada awalnya mereka menggunakan “Ibanez Salvador” sebagai nama merek, dan akhirnya menggunakan “Ibanez” sebagai nama merek.

Era modern gitar Ibanez mulai tahun 1957 dan akhir 1950-an. bagian desain Ibanez menunjukkan bahwa gitar saat itu sedang hebat-hebatnya dalam desain. Pembuat gitar Jepang pada tahun 1960 sebagian besar mendesain gitar dengan menyalin Eropa dan pada akhir 1960-an Ibanez desainnya juga mirip dengan gitar EKO Hagstrom dan desain. Hoshino Gakki menggunakan FujiGen Gakki Teisco dan pabrik-pabriknya untuk memproduksi gitar Ibanez setelah mereka (FujiGen) berhenti memproduksi gitar mereka sendiri pada tahun 1966. setelah pabrik gitar tsb ditutup pada 1969/1970, Hoshino Gakki menggunakan gitar Gakki FujiGen Factory sebagai basis gitar Ibanez.

 

Related posts