1 3 min 10 bulan

sejarahindonesia.web.id – Tribhuwana Wijayatunggadewi lahir pada tahun 1292 dan meninggal pada tahun 1350. Ia memerintah sebagai ratu Majapahit dari tahun 1328 hingga 1350, dengan masa pemerintahan sekitar 22 tahun. Tribhuwana Wijayatunggadewi menjadi penguasa perempuan pertama di Kerajaan Majapahit dan memiliki pengaruh yang signifikan dalam mengembangkan kerajaan tersebut selama masa pemerintahannya.

Tribhuwana Wijayatunggadewi adalah seorang ratu yang memerintah Kerajaan Majapahit pada abad ke-14. Ia merupakan putri dari Jayanegara, raja kedua Majapahit, dan merupakan salah satu penguasa perempuan yang berpengaruh dalam sejarah Indonesia. Berikut adalah beberapa informasi mengenai Tribhuwana Wijayatunggadewi:

Naik Takhta: Setelah kematian Jayanegara, Majapahit mengalami kevakuman kekuasaan yang panjang. Pada tahun 1328, Tribhuwana Wijayatunggadewi naik takhta sebagai ratu Majapahit. Ia merupakan penguasa perempuan pertama di dalam sejarah Kerajaan Majapahit.

Baca juga : Sejarah Indonesia & Masa Hidup Jayanegara di Kerajaan Majapahit

Pemerintahan Bersama: Selama pemerintahannya, Tribhuwana Wijayatunggadewi memerintah bersama dengan putranya, Hayam Wuruk. Meskipun Hayam Wuruk lebih dikenal dalam sejarah Majapahit, Tribhuwana memiliki pengaruh yang signifikan dalam kebijakan dan perkembangan kerajaan.

Kebijakan dan Konsolidasi: Tribhuwana Wijayatunggadewi memiliki visi yang luas untuk memperluas dan memperkuat kerajaan. Ia melakukan konsolidasi kekuasaan, merestorasi stabilitas politik, dan membangun kembali administrasi yang efektif. Di bawah pemerintahannya, Majapahit mencapai puncak kejayaannya dan menjadi salah satu kerajaan terbesar di Asia Tenggara.

Hubungan Luar Negeri: Tribhuwana menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan tetangga dan memperluas pengaruh Majapahit di wilayah Nusantara. Ia menjalin persekutuan dengan Kerajaan Bali, serta menjalin hubungan diplomatik dengan kerajaan-kerajaan di Kepulauan Nusantara dan Tiongkok.

Pengaruh Agama: Tribhuwana Wijayatunggadewi dikenal karena perannya dalam memperkuat agama Hindu-Buddha di Majapahit. Ia mendukung pembangunan kuil-kuil dan menyokong kegiatan keagamaan, serta mendukung kebijakan toleransi agama di kerajaannya.

Pelepasan Jabatan: Pada tahun 1350, Tribhuwana Wijayatunggadewi mengumumkan bahwa ia melepaskan jabatannya sebagai ratu Majapahit dan mengangkat putranya, Hayam Wuruk, sebagai raja tunggal. Ia tetap memegang pengaruh politik yang signifikan selama masa pemerintahan Hayam Wuruk.

Tribhuwana Wijayatunggadewi merupakan sosok penting dalam sejarah Majapahit. Melalui kebijakan dan konsolidasinya, ia berkontribusi pada kemakmuran dan kejayaan kerajaan, serta meningkatkan posisi Majapahit sebagai kekuatan politik.

One thought on “Sejarah Indonesia & Masa Hidup Tribhuwana Wijayatunggadewi di Kerajaan Majapahit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *