1 4 min 10 bulan

sejarahindonesia.web.id – Raden Wijaya, yang juga dikenal dengan nama Kertarajasa Jayawardhana, adalah tokoh penting dalam sejarah Indonesia sebagai pendiri Kerajaan Majapahit. Berikut adalah beberapa informasi mengenai Raden Wijaya:

Asal Usul: Raden Wijaya dilahirkan pada tahun 1255 sebagai putra dari Raden Vijaya, seorang bangsawan dari Kerajaan Singhasari, dan Dyah Lembu Tal, seorang putri dari Kerajaan Kediri. Ia memiliki keturunan dari kedua kerajaan besar itu.

Perlawanan terhadap Kertanegara: Kertanegara, penguasa Kerajaan Singhasari pada masa itu, memperlakukan Raden Wijaya dengan tidak adil dan sewenang-wenang. Hal ini memicu ketidakpuasan dalam diri Raden Wijaya dan menginspirasinya untuk merencanakan pemberontakan.

Kemenangan atas Mongol: Pada tahun 1292, pasukan Mongol yang dipimpin oleh Kubilai Khan menyerbu Jawa dalam upaya untuk memperluas kekuasaan mereka. Raden Wijaya melihat kesempatan ini untuk membebaskan dirinya dari kekuasaan Kertanegara. Ia berhasil memanfaatkan situasi tersebut dengan bersekutu dengan pasukan Mongol sementara merencanakan serangan balasan terhadap mereka.

Pendirian Majapahit: Setelah mengalahkan pasukan Mongol dan pasukan Kertanegara dalam pertempuran di Trowulan, Raden Wijaya memproklamirkan dirinya sebagai raja dan mendirikan Kerajaan Majapahit pada tahun 1293. Ia mengambil gelar Kertarajasa Jayawardhana sebagai raja pertama Majapahit.

Pemerintahan dan Kebijakan: Raden Wijaya menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga stabilitas Kerajaan Majapahit. Ia mengadopsi kebijakan yang cerdas, termasuk mengadakan pernikahan politik dengan putri-putri bangsawan dan membangun aliansi dengan kerajaan tetangga untuk memperkuat posisinya.

Kematian: Raden Wijaya meninggal pada tahun 1309. Setelah kematiannya, putranya, Jayanegara, menggantikannya sebagai raja Majapahit.

Baca juga : Peristiwa Tentang Sejarah Indonesia di Desa Trowulan, Kerajaan Majapahit

Meskipun masa pemerintahannya relatif singkat, peran Raden Wijaya sebagai pendiri Kerajaan Majapahit sangat penting. Ia berhasil memanfaatkan kekacauan politik pada saat itu untuk mencapai kemerdekaan dari Kerajaan Singhasari dan mendirikan kerajaan yang menjadi salah satu kerajaan terbesar dan paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia.

Sejarah Raden wijaya

Raden Wijaya, yang juga dikenal dengan nama Kertarajasa Jayawardhana, adalah pendiri dan penguasa pertama Kerajaan Majapahit di Jawa Timur, Indonesia. Sejarah Raden Wijaya di Kerajaan Majapahit dimulai dengan peristiwa yang signifikan yang dikenal sebagai “Kudatuli” atau “Tradisi Gajah Mada”.

Pada awalnya, Raden Wijaya adalah seorang bangsawan di Kerajaan Singhasari yang dipimpin oleh Kertanegara. Namun, Kertanegara merupakan seorang penguasa yang otoriter dan memperlakukan Raden Wijaya dengan tidak adil. Karena itu, Raden Wijaya merencanakan pemberontakan terhadap Kertanegara.

Pada tahun 1292, pasukan Mongol pimpinan Kubilai Khan menyerbu Jawa dalam upaya untuk memperluas kekuasaan mereka. Mendengar berita ini, Raden Wijaya melihat peluang untuk melawan pasukan Mongol dan membebaskan dirinya dari kekuasaan Kertanegara. Ia menghubungi pasukan Mongol dan berpura-pura tunduk pada mereka, sementara sebenarnya ia merencanakan serangan balasan.

Pada saat yang tepat, Raden Wijaya dan pasukannya yang terdiri dari tentara Mongol dan pasukan lokal melancarkan serangan terhadap pasukan Mongol dan pasukan Kertanegara yang sedang berkumpul di Trowulan. Serangan ini berhasil mengalahkan pasukan Mongol dan Kertanegara tewas dalam pertempuran.

Setelah kemenangan ini, Raden Wijaya memproklamirkan dirinya sebagai raja dan mendirikan Kerajaan Majapahit pada tahun 1293. Ia mengambil gelar Kertarajasa Jayawardhana sebagai raja pertama Majapahit. Pemerintahan awal Majapahit di bawah kepemimpinan Raden Wijaya ditandai oleh upaya untuk memperkuat kerajaan dan membangun dukungan politik dengan berbagai bangsawan dan kerajaan tetangga.

Namun, Raden Wijaya menghadapi tantangan yang signifikan dalam menjaga kestabilan kerajaan. Beberapa bangsawan di Majapahit merasa tidak puas dengan pemerintahannya dan mencoba memberontak. Raden Wijaya berhasil mengatasi pemberontakan-pemberontakan tersebut, termasuk pemberontakan yang dipimpin oleh Jayakatwang, mantan pengikut Kertanegara.

Meskipun Raden Wijaya hanya memerintah selama sekitar 11 tahun, perannya sebagai pendiri Kerajaan Majapahit sangat penting. Ia memulai dinasti Rajasa yang berlanjut hingga berabad-abad kemudian, membuat Majapahit menjadi salah satu kerajaan terbesar dan paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia.

One thought on “Peristiwa Tentang Sejarah Indonesia & Masa Hidup Raden Wijaya di Kerajaan Majapahit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *